085656465961

Rumah Kepemimpinan Regional VII Makassar

Terus Berkontribusi untuk Bangsa dan Negara Indonesia

Kamis, 26 Mei 2016

MEMBANGUN INDONESIA KOKOH


Tidak ada alasan untuk menyerah di negeri ini. Kalimat tersebut seakan menjadi api semangat di dalam keheningan melihat realita negeri tercinta hari ini. Kalimat tersebut memiliki makna yang sangat dalam dan ingin menampik kegalauan banyak orang yang seakan menyesal hidup di negeri ini. Sangat miris memang melihat kenyataan hari ini, tetapi itu haruslah menjadi batu loncatan kita untuk berkarya dan membenahi Indonesia di masa yang akan datang. Kita sebagai pemuda yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa punya banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mengutip pernyataan Ricky Elson, pekerjaan rumah kita adalah berpacu membenahi ketertinggalan dan berpacu menuju kemajuan.

Oh ya, tulisan ini adalah pengalaman tanggal 25 Mei 2016 yang saya refleksikan hari ini. Saya mengikuti sebuah seminar bertemakan “Membangun Indonesia Kokoh” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil, Universitas Hasanuddin di Aula Prof. Amiruddin. Salah satu pembicara pada seminar tersebut adalah kanda Ricky Elson, seorang putera bangsa yang mengabdi dan berkarya untuk Indonesia walaupun mendapat banyak halangan dan rintangan. Beliau adalah pendiri Lentera Angin Nusantara (LAN) dan pencipta mobil listrik nasional. Melihat kegelapan di negeri ini, beliau kemudian memutuskan pergi dan mencari cahaya di tempat lain (baca: menuntut ilmu). Setelah mendapatkan cahaya tersebut, beliau kembali untuk menerangi Indonesia tercinta. Beliau tidak mendapatkan kepercayaan dan sempat dicacimaki, namun baginya tidak ada alasan untuk menyerah di negeri ini. 

Saya sempat mencatat, ada beberapa fase yang harus dilewati jika kita bermimpi membangun bangsa agar mimpi tersebut dapat terealisasi dengan baik. Fase pertama, aktivasi diri yaitu fase mencari ilmu pengetahuan dan motivasi diri. Fase kedua, kesadaran yaitu fase memahami makna diri, mengubah diri, dan mulai mencoba belajar dari pengalaman baik pengalaman diri sendiri maupun pegalaman orang lain. Fase ketiga, trigger yaitu fase meyakinkan diri dengan melihat kenyataan di negeri ini. Tidak perlu saya panjang lebar menceritakan kenyataan di negeri ini, silahkan buka sendiri Boss Google. Fase keempat, melangkah yaitu fase memulai membangun keyakinan dan berkarya mulai dari hal yang kecil. Fase kelima, totalitas yaitu fase kesungguhan hati. Fase terakhir, pengorbanan yaitu fase kita berkarya bukan hanya untuk kebanggaan diri sendiri tetapi untuk negeri tercinta dan kemaslahatan dunia.  

Saya sangat tersentuh dan terharu mendengar cerita dari Ricky Elson. Ya, terdengar lebay mungkin tetapi itulah kenyataannya. Ternyata, masih ada orang yang sepemikiran dengan saya, Alhamdulillah ternyata masih banyak. Bahkan saya malu, beliau sudah melangkah jauh, sementara saya masih merangkai mimpi dan ide. Apa yang sudah kita berikan untuk negeri ini? Kita lebih banyak merepotkan, merusak, dan membebani Indonesia. Lalu kita berteriak “Kesalahan pemerintah! Kesalahan aparat! Kesalahan birokrasi!”. Mengutip kata-kata Ricky Elson : Apakah anda mengira gampang membenahi Indonesia sementara Anda sendiri merepotkan Indonesia.

Ya, sulit memang untuk membangun Indonesia melihat keadaan hari ini. Tetapi, Mr. Honda Souichiro pernah berkata : Hanya orang yang sampai detik terakhir tidak menyerah yang menjadi pemenang sesungguhnya. Kurangi waktu tidur dan waktu makanmu, bangun dan berkaryalah. Asal mau mencoba maka tidak ada yang tidak mungkin. Mari belajar kepada Soekarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, BJ Habibie, Ricky Elson, dan orang-orang hebat lainnya untuk kemajuan Indonesia.

Mengutip sebuah kalimat dalam lagu karangan Ibu Soed berjudul Tanah Airku : “Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku. Biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu. Tanahku yang kucintai, engkau kuhargai  Mari membangun Indonesia yang kokoh. Mari memanfaatkan karya untuk kemajuan Indonesia. Membangun negeri ini bukan untuk dipuja, tetapi untuk mengabdi. Terakhir, bagi yang masih berpikir menyerah melihat keadaan, Sutan Syahrir pernah berkata : 

"ANDA BERUNTUNG LAHIR DI NEGERI INDONESIA. PERJUANGKANLAH INDONESIA DAN LIHATLAH CAHAYANYA MENYINARI DUNIA.".

#Muhammad Faisal
#The Avenger - Indonesia
#Panjang Umur Indonesia

Tidak ada komentar:
Write komentar

Indonesia lebih baik dan bermartabat. Kunjungi - http://presidenfaisal.blogspot.co.id/
Join Our Newsletter